Monday, 8 April 2019

Kenapa libur itu perlu?

Persetan dengan apalah namanya "make-up" itu. Buat gw anti aging itu cuma satu "no stress" ketika lo stress akan bertambah kerutan yang lo nggak sadari akhirnya bertambah banyak. Ya meskipun terkadang gw juga sering stress, tapi gw selalu tepiskan karna gw rasa tidak perlu.

Kenapa liburan itu perlu? Ya karena rutinitas tiap hari bertumpu pada satu titik yang tidak akan pernah selesai. Yang terkadang membuat kita secara tidak sadar stress, boring, dan cukup nyaman dengan waktu sekarang yang akhirnya tersadar, sudah berapa lama waktu yang terbuang untuk rutinitas ini? Sisakan waktu lo minimal setahun sekali untuk merasakan suasana yang berbeda dari biasanya. Biarkan pikiran lo berpikir dengan jernih di suatu tempat dan disuatu waktu. Sibuk dengan anak? Liburan ke tempat ramah anak. Sibuk dengan kerjaan? Cukup liburan diwaktu singkat. Jadi, kita semua punya banyak waktu tanpa alasan. Tinggal cari tempat liburan yang sesuai dan cocok di kantong, jangan sampai sepulangnya kalian bingung dengan kantong yang bolong.

Nah untuk kalian yang masih bingung untuk cari tempat liburan, silahkan googling tempat apa yang kalian inginkan, di google tersedia apapun yang kalian cari dan penuh inspirasi. Jangan lupa abadikan kegiatan kalian nanti dengan smart phone, untuk kenangan yang bakal kalian ceritakan ke anak cucu nanti.

Friday, 8 March 2019

Friend or Friendship

Hi kawan, gw pengen banget jadi sahabat kalian yang kalau gw mau kentut, gw gak perlu nahan angin itu dan bebas ngeluarinnya kapanpun gw mau di depan kalian. Kalian pasrah nahan kesel cuma bisa nelen. (Hahaha) Gw pengen bilang, guys gw gak bawa duit, gw pinjem duit lo dulu ya, entar gw ganti di rumah. (Yaelah lu gw cuma pinjem gopek, pake ditagih juga). Gw pengen lo semua ngetawain kejelekan gw di depan yg lain tanpa takut gw marah (Kan banyak gopek-an di kaki lu, tinggal ambil aja). Bahkan lo berani ngomongin kejelekan gw di depan gebetan gw dan gak peduli gw akan marah. (Emaknya galak, lu gak takut pacaran sama dia? Gw aja pernah di hakimin)

Bukan, bukan ini yang gw mau. Lo rapi-rapi mau ketemu gw, biar di bilang lo stylist. Ini loh gw yang sekarang, Lo gimana? Sama siapa? Anak lo udah bisa apa? Kayaknya omongan itu keluar karna udah lama banget kita nggak contact. Gw pengen ketemu lo dengan sendal jepit dan bahkan baju yang belum di ganti dari kemarin, bercerita hal yang baru gw lihat dan rasa. Pengennya gw berani buka-bukaan di depan lo bahkan untuk buka baju.

Teman, gw punya banyak teman dan bahkan kerabat yang non-islam, atau dengan karakter dan sifat yang langka dari berbagai usia dan kalangan. Karna gw tau betul untuk berteman itu harus luas, sebanyak-banyaknya bahkan tanpa membedakan.

Guys setibanya nanti, yang gw cari tetap sahabat, dan gw pengen kita sahabat sampai akhirat, gw pengen lo semua yang nolongin gw saat gw butuh pertolongan, karena gw paham betul, kalau surga nggak pantes buat gw. Dengan lo bilang "ya allah, itu teman saya yg pernah ngaji bareng", "ya allah itu teman saya yang pernah nasihati saya sampai saya bertaubat", "tolong keluarkan dia dari api neraka ya allah"

Bukan, bukan lo yang nikah baru hitungan bulan udah cerai gara-gara istri lo gak mau hamil, takut body yang "menurutnya" perfect jadi rusak karna hamil dan melahirkan. Please deh, lo pacaran bertahun-tahun masalah sebegitu pentingnya nggak pernah dibicarakan (kebanyakan mojok). Bukan lo yang seenaknya ngebeer dan ngerokok di depan gw yang lo tau gw bukan pengkonsumsi itu. Bukan lo wanita karir yang tidak berhijab dan gonta ganti pasangan. Bukan, bukan lo yang pernah isengin gw dengan "barang haram" yang lo tau, gw bukan pengkonsumsi itu.

Gw mau kalau kita ketemu, bukan cuma gw yang solat, tapi kita semua berjamaah solat bareng, buat jadi saksi di akhirat nanti "kita pernah solat bareng" Kalau perumpamaan, Berteman dengan tukang parfum akan tertular wanginya, dan berteman dengan pencuri akan terlibat menjadi tersangka. Terus? Mana sahabat yang gw cari untuk dunia akhirat?


Thursday, 29 November 2018

WELCOMEBACKAMU


Ayahhh

Sebelum ngomong panjang lebar aku mau bilang kalau aku kangen banget sama kamu. Kamu cepat pulang ya, kalau sudah pulang hmmm boleh pergi lagi nggak ya?
Setiap hari aku lewati hari seperti hanya berdua erza, dengan dendam kalau nanti kamu pulang aku bisa kesana kemari. Tinggal menghitung hari yang nggak sampai 2 minggu. Janji ya kalau ketemu nggak boleh ada tangisan.

Erza masih sama seperti dulu, yang jelas masih belum bisa manggil ayah dan bundanya. Masih inget sama kamu kok, makin gak bisa diem, makin ke sini bikin aku capek, tapi aku tau semua ini bukan sesuatu yang harus dieluhkan. Cuma kadang miris aja sama nasib saat melihat yang lainnya terlihat sempurna.
Paling sedih saat salah satunya dari ketiganya sakit, ngerasain sendiri, nangis sendiri, bantuin diri sendiri. Apalagi kalau yang sakit erza, retak rasanya hati ini huaaaa..... Lebih baik aku yang ngerasain sakitnya #tsahhh
Sampe saat ini masih nggak tega kalau ngeliat erza ngeluarin air mata apapun sebabnya itu, tapi jadi bunda harus kuat. Dari itu aku butuh kamu secepatnya kembali, secepat kilat.

Inget dulu kalo naik gunung kamu paling gak kuat sama dingin. Kalo tidur selalu ngomel kalo suhu AC terlalu kecil "kalo mau dingin, ganti tuh AC 1 pk" hihihihi karena sekarang kamu harus terbiasa dengan suhu eropa yang selalu di bawah 0. Dulu setiap tidur kamu anti selimut, sekarang mana mungkin bisa tidur tanpa selimut? 

Wednesday, 8 August 2018

Happy Birthday Abang Erza

Your first birthday, Bunda hope you will grow up to be a sholeh child. In your golden age, Bunda must educate you to be a good person. The success of mother's education is from her child, for that Bunda willing to resign for you. Bunda doesn't want to miss the golden age of the child.
Bunda must be strong mother even without your father. For the life of the children later, for Erza and Erza's sister. Bunda is sad, when you need a father figure, but you don't get it. Calm boyyy.... This is only temporary until you can really ask "Where did father go?" And Bunda promises it will not happen. Before you can speak fluently your father will come home and gathering with us again.

#we hope you understand your parent's position.

Sunday, 1 April 2018

LDR


Hmmm…. Dua pekan sudah saya lewati hari-hari hanya dengan si buah hati. Ayah sedang kerja di Eropa berbeda benua dengan saya Asia. Doakan saja semua cita-citanya tercapai, nggak lama kok, Desember pertengahan juga sudah pulang. Doakan saja musim dinginnya cepat dan lebih lama, jadi ayah pulangnya rada cepat dan rada lamaan liburnya. Lumayan sudah banyak yang menanyakan kemana ayah, sudah lama tak terlihat, jadi terpaksa saya jujur bahwa ayah sedang bekerja di luar negeri. Banyak yang complain, banyak yang menggunjing, mencibir, tetapi ada beberapa dari mereka juga yang menyemangati. Katanya, eric mah kalem, percaya aja dia di sana nggak nakal. Amiiin ya ay. Kalau kata-kata negative yang lain sengaja nggak saya paparkan di sini.
Hellow, sekarang jaman now bukan jaman old yang kalau ditinggal suami ke luar negeri bertahun-tahun, tiba-tiba tuh suami pulang sudah kawin lagi. Sekarang jaman now yang tiap hari tuh suami bisa dilihat, pakai WA, Skype, FB, Line, WeChat, dll jejaring socmed lainnya. Lagian ayah ke Eropa cuma 9 bulan, bukan bertahun-tahun lamanya. Lumayan tiap pagi saya cuma urus anaknya, libur 9 bulan ngurusin ayahnya, tiap malem juga nggak ada yang ganggu tidur, eh kalau yang ini perlu di skip :)
Di Eropa ayah kerja, bukan travelling atau senang-senang buat ngepost ke berbagai social media (namanya juga ayam kremes (ayah muda bikin gemes) jaman now). Ayah kerja Cuma 1 hari libur dalam 2 minggu, saya salut itu. Kalau bukan karena hobby pasti ayah sudah nggak kuat kerja di sana. Saat kerja di Indonesia pun dari pertama kami nikah ayah nggak pernah absen buat kerja walaupun sedang sakit. Pernah ayah diopname di RS dan di operasi, tapi ayah malah ambil cuti, padahal kalau izin sakitpun dimaklumi. Itulah ayah yang aku kenal, (mungkin orang tidak percaya saat melihat fisiknya) hehehe….pisss ya ay.
Saya yakin semua pengorbanan itu ada hasilnya, dan saya yakin menjadi sukses itu butuh perjuangan. Pernah dengar orang bilang “kalau mau gaji gede tinggal kerja di luar negeri” Ya memang kerja di luar negeri gajinya besar, tapi untuk kerja diluar negeri sesuai hobby tidak semudah yang kalian bayangkan, bisa saja saya mendapatkan gaji 2x lipat dengan menjadi ART, baby sister, supir, admin, dll. Dan ayah kerja di luar negeri bukan hanya semata-mata mengharapkan gaji yang berkali-kali lipat sebagai karyawan, tapi setibanya di Indonesia diharapkan jabatannya nanti meningkat, hitung-hitung sekalian menuntut ilmu (belajar masakan western) biar kalau sudah pensiun giliran ayah yang buka usaha dan punya karyawan, bukan lagi sebagai karyawan, amiiin ya ay.
Menurut saya mumpung baru punya anak satu, mumpung anaknya belum nangis dan nyariin kalau ditinggal ayahnya, apa salahnya si ayah mengejar karir? Toh bukan istri yang mengejar karir ini, istri cukup diam di rumah dan mendoakan supaya ayah tetap dijaga iman, islam, dan ihsannya dalam sehat walafiat, amiiiin ya ay. Kalau dibilang tidak sedih dan tidak hawatir, namanya saya munafik. Siapa yang tidak sedih ditinggal ayah untuk kerja jauh berbulan-bulan? Tapi dibalik kesedihan saya bangga punya ayah yang bisa go international. Semua manusia pasti punya tujuan dalam hidup, dan untuk mencapai tujuan tersebut ada pilihan jalan, right or left? Semoga kita semua dimudahkan dalam jalan menuju kesuksesan dunia dan akhirat, amiiiin....

Wednesday, 27 December 2017

Si Maskan

Cerita sejenak, OB gw yang sekarang ini beda banget sama OB gw yang dulu. Dipanggilnya Maskan, pertama-tama spelling gw “Maskam” lama-lama udah ngerti salah akhirnya berubah jadi “Maskan”. Gw kira namanya “Kan…”. Siapaaaa gitu, makanya disingkat “Mas Kan”, ternyata emang namanya “Sumaskan”. Dan gw baru tau kalau suku Jawa dulu biasa menamai anaknya dengan awalan “Su”, soalnya dikantor gw ada yang namanya Sumaskan, Suwilo, Sukamto, Suparman, dan Suwandi (hahahaha ketawa aja dulu). Kalo Suwandi, ceritanya begini: ada supir namanya Wandi (orang cina) karena si orang gudang ini nggak tau panjangnya dan saking banyaknya nama orang jawa disini dengan awalan Su akhirnya si Wandi ini berubah nama jadi Suwandi, gw ngakak dong pas ngeliat daftar namanya. Jelas-jelas orang cina, mana mungkin namanya jadi Suwandi, hadehhh…

Balik lagi ke Maskan, ceritanya gw minta tolong stor tunai ke bank (buat urusan pribadi). Biasanya OB gw yang dulu paham dan bisa diandelin. Nah si Maskan ini bingung, katanya nggak pernah. Udah segala macem trik gw ajarin dia tetep nggak mau, pas gw telusurin ternyata dia itu nggak punya KTP asli. KTP yang ada Cuma fotocopyan, itupun Cuma namanya aja “Sumaskan” foto dan alamatnya punya orang. Asli ini orang langka banget, nggak punya identitas bro…


Si Maskan ini males banget, kantor tuh tergolong kotor. Orangnya suka boci, sama gangguin karyawan yang lagi kerja (kayak minta beliin ini itu lewat online). Kalau OB yang dulu jam 7 udah standby nanyain sarapan dan gelas udah ada isinya, kalau si Maskan ini jam 7 baru bangun di messan kantor, datengnya bareng sama karyawan. Jadi karyawan ambil minum sendiri, ngelap-ngelap meja sendiri, sapu kolong meja dan kursi sendiri, kalau perlu ngepel sendiri. Punya OB tapi mandiri. 

Ni OB kesayangan Bos, berkali-kali ni OB dijelek-jelekin pun si Bos tutup mata. Dan nggak tau kenapa kalo didepan Bos kerjaannya selalu bener, jadi nggak ngaruh kalo kerja ngasal, yang penting pas dilihat Bos bener. Gw lagi hamil aja bawaannya ngelus perut terus sambil amit-amit (mana anak gw cowok juga). Kalo ngepel nggak diperes, jadi dari ujung sampai ujung lagi ditarik aja sampe lap pel kering dengan sendirinya. Kalo nyuci gelas pasti ujungnya masih ada bekas susu, kopi, atau teh. Kalo ada orang nggak mau lap-lap meja, giliran gak ada orang baru lap-lap meja. Nanya makan karyawan jam 1/2 12, alhasil makanan baru sampai dan dimakan jam 1 (perut udah nyanyi). Minta buatin susu dari pagi, baru inget siang, dan baru dibuatin sore pas mau pulang. Minta beli ice cream siang, sampe sore nggak dibeliin. Kalao beli makanan gak pernah dicatat, alhasil sering salah dan kalo lupa pesenan orang suka pesen yang lain gitu aja, katanya siapa tau mau, kalo nggak mau ya buat saya makan siang, baaaaahhh.... ditanya harganya berapa lupa, kalo kita orang belum ngasih uang nggak diminta, giliran dikasih uang nggak dikembaliin, kan ngeselin.

Note: Ceritanya lagi sebel baget sama maskan

Sunday, 15 October 2017

selamat ulang tahun ayahnya erza

Hiii kamu, selamat tanggal 16. Selamat ulang tahun ke 72. Untuk bertemu tanggal 16 aku sudah mempersiapkannya dari tanggal 1. Dan untuk berjumpa dengan tanggal 16 aku tak perlu reminder atau alarm pengingat tanggal. Karna kamu sudah di pikiran, hati, dan jantung jauh sebelum yang lain ada. Hari ulang tahun mu kali ini sudah ada erza yang menemani perayaan ultah "selamat ulang tahun ayah"
Bagaimana mungkin aku bisa tergila-gila dengan yang sering aku panggil "Abang Jelek Kayak Kutu" ternyata sudah lama sekali aku jatuh cinta pada ciptaan Tuhan yang satu ini. Masih ingat dengan janji suci kita? terus pegang teguh prinsip itu. Semoga Tuhan tidak menguji kita dengan ujian berat yang kita tidak dapat selesaikan.

Selamat ulang tahun ke 26 suamiku, semoga dengan bertambahnya umur akan semakin dewasa, panjang umurnya yang sehat, semakin sukses dalam karir, ditambahkan rizkynya yang halal yang banyak yang mubarokah, tambah sayang istri dan erza, diqobulkan segala keinginannya sama allah, doa yang baik-baiklah untuk kamu.

#kiskiskiskiskis